RSS

Pages

SEJARAH MUSIK MANCANEGARA


Jenis-jenis musik mancanegara:
1. Musik Klasik
Adalah musik yang memiliki estetika atau keindahan yang mencapai tingkat mutu yang memuaskan dan mengandung nilai seni yang sangat tinggi.
Musik klasik lahir dan berkembang pada zaman setelah Barok-Rokoko yang dimulai melalui karya Johann Stamitz.

Ciri-ciri ( karakteristik ) musik klasik :
1. Peralihan dinamik dari pelan (decrescendo) menjadi keras (crescendo) dan sebaliknya.
2. Peralihan kecepatan dari mempercepat tempo (accelerando) atau menguranginya menjadi lambat (ritardando) dan sebaliknya.
3. Hiasan ornament dibatasi pemakaiannya.
4. Pemakaian harmoni akor tiga yang berlaku.

Latar belakang sejarah perkembangan musik klasik :
a. Musik Zaman Abad Tengah
1. Musik liturgi bersuara satu
2. Musik duniawi bersuara satu
b. Musik Beberapa Suara
c. Musik Zaman Renainssance
1. Pertumbuhan musik duniawi
2. Pertumbuhan musik instrumental tersendiri
3. Pertumbuhan musik opera
4. Pertumbuhan musik kegerejaan Protestan
d. Musik Zaman Barok dan Zaman Rokoko
Tokoh-tokohnya :
~ Johann Sabastian Bach (1685-1750)
~George Friederich Haendel (1685-1759)
e. Musik Zaman Klasik
~Johnn Stamitz (1717-1757)
~Franz Joseph Haydn(1732-1809)
~Wolfgang Amadeus Mozart (1765-1791)
f. Musik Zaman Romantik
~Ludwig Von Beethoven (1770-1827)
~Franz Peter Schubert (1797-1823)
~Francois Frederic Chopin (1810-1849)
g. Musik Peralihan Menuju Zaman Modern
~Gustav Mahler (1860-1911)
~Peter Ilist Tsaikofski (1840-1893)
h. Musik Angkatan Modern
~Claude Achille Debussy (1862-1918)
~Bela Bartok (1881-1945)

2. Musik Jazz
Adalah jenis musik yang dimainkan atas dasar ritme dan perasaan disertai spontanitas dan dari permainan tersebut dihasilkan improvisasi-improvisasi.

Improvisasi ialah mencetuskan suatu rangkaian melodi lagu pada vocal atau dalam susunan nada harmoni/chord pada istrumen (piano/gitar) yang pada suatu saat ide tersebut muncul di otak tanpa difikirkan atau dipersiapkan terlebih dahulu.

Ciri~ciri musik Jazz :
~Bass progresif (walking bass)
~Ritme mengantung/patah-patah (syncop)
~Susunan melodi improvisasi
~Penggunaan akor dissonant

Sejarah lahirnya musik Jazz
Pada dasarnya, musik jazz berakar pada musik blues. Tahun 1861-1865 di Amerika Serikat berkecamuk perang saudara (civil war), antara pihak utara dan pihak selatan. Pihak utara dipimpin oleh Abraham Lincoln menghendaki perbudakan dihapuskan. Pihak selatan yang di pimpin Kolonel Robert E. Lee tentu saja menolak, karena di daerah selatan banyak terdapat kawasan pekebunan yang banyak memperkerjakan budak-budak belian yang terdiri dari kaum negro.
Demikian juga keadaan di kebun kapas milik orang Perancis yang terdapat di delta sungai Mississipi. Para budak belian yang kerja paksa tersebut dilarang berbicara satu sama lainnya, walau pada saat istirahat sekalipun, tetapi mereka diperkenankan menyanyi atau berpantun. Oleh karenanya pada waktu istirahat mereka bernyanyi dengan pantun sebagai sarana komunikasi dalam mencurahkan kepedihan hatinya. Mereka bernyanyi silih berganti, sementara yang lainnya mengiringi dengan bertepuk tangan atau memukul-mukul kayu dan benda-benda lainnya.
Setahun sekali orang-orang Perancis itu, merayakan hasil panen mereka dengan pesta yang disebut Mardi Grass, yang dimeriahkan oleh marching band. Sehari-harinya orang-orang Perancis sering memainkan musik tradisional yang mereka bawa dari Eropa yaitu musik klasik pada sore atau malam hari.
Pada waktu civil war berlangsung, banyak orang Perancis yang mengungsi dan meninggalkan rumah kediaman mereka beserta isinya. Budak-budak negro itupun menemukan alat-alat musik yang ditinggalkan tuannya, dan mencoba memainkan instrument tersebut. Para budak negro tersebut meniru cara tuan mereka memainkan intrumen tersebut apa adanya dan asal bunyi saja.
Tanggal 9 April 1865, Kolonel Lee menandatangai perjanjian. Pihak selatan kalah dan perbudakan dihapuskan. Selanjutnya pada pesta Mardi Grass, para negro itu menari dan bernyanyi-nyanyi sepanjang jalan di New Orleans. Gaya nyanyian mereka kemudian disebut sebagai gaya New Orleans atau Blues.
Dengan berakhirnya civil war dan perang Amerika–Spanyol, banyak alat-alat marching band milik militer yang diperjual-belikan di toko-toko loak. Para Negro itupun banyak yang membelinya, mereka memainkan alat-alat tersebut untuk mengiringi gaya menyanyi New Orleans ataupun instrumental. Itulah peristiwa yang disebut sebagai lahirnya atau asal mula musik Blues yang juga dikatakan sebagai lahirnya musik Jazz.
Blues sendiri berasal dari kata blue artinya sedih. Berdasarkan moment historial inilah maka dikatakan bahwa jazz adalah manifestasi tangis kesedihan kaum negro yang mendambakan pembebasan dirinya dari perbudakan.

Tokoh-tokoh musik Jazz
~Louis Amstrong
Penyanyi, trompetis, dan pencipta lagu dengan julukan Scathmo. Dikenal karena teorinya tentang syncopation dan suara seraknya. Salah satu karyanya adalah Hello Dolly.
~Paul Whiteman
Dirigen dan arranger Amerika yang lahir pada akhir abad ke -19. Ia banyak menggarap ilustrasi film. Salah satu karya yag penting adalah Rhapsody in blue dari karya Gershwin yang terkenal.
~Duke Ellington
Pemimpin orkes, aransir, pencipta, dan pianis yang merupakan tokoh besar jazz Negro-Amerika. Lahir di Washington 1899 dan wafat di New York 1974. Jika mendengar karya-karyanya seakan-akan menyaksikan gambaran plastik perjalanan sejarah suatu bangsa besar yang nota-bene lengkap pula dengan jeritan dan aib lewat kemapuan yang musykil namun luluh dari seoarang seniman besar. Karya-karya populernya yang menjadi lagu standar, misalnya Sophisticated lady, Mondigo, Solitude dan yang lain Such sweet thunder.
~Chris Barber
Pemimpin band, pemain trombone, dan pencipta lagu. Ia termasuk pemusik jazz paling baik dari Inggris pada dasawarsa 50-60 an. Album jazz-nya yang terkenal antara lain Collaboration.
~Charlie Parker
~Miles Davis
~Ornette Coleman

Aliran-aliran dalam musik Jazz
1. Ragtime 7. Free Jazz
2. New Orleans /Dixieland 8. Latin Jazz
3. Swing 9. Afro Cuban Jazz
4. Be-Bop 10. R & B Jazz
5. Cool Jazz 11. Acid Jazz
6. Hard Bop

3. Musik Rock
Adalah aliran musik dalam bentuk komposisi melodi maupun harmoni penuh dengan improvisasi dissonan (tidak enak didengar) yang memekakkan telinga.

Ciri-ciri musik Rock :
~Dibawakan oleh anak-anak muda dengan penuh emosi yang berkobar-kobar, sehingga bernyanyi sambil menjerit-jerit, berjingkrak-jingkrak sebebas mungkin
~Menggunakan alat–alat listrik dan sound berkekuatan watt besar
~ Syair/lirik biasanya anti kemapanan dan protes sosial
~Berpakaian (kostum) apa adanya

Di awal kemunculannya (dasawarsa 1950-an) sangat di gusari oleh pihak kaum tua. Namun musik ini justru disenangi oleh kaum muda karena dianggap sebagai musik yang diharapkan memberi kebebasan gerak, sekaligus alat ekspresi diri, yang memberi pernyataan disertai pelepasan diri atas kungkungan yang berlaku.

Tokoh-tokoh musik rock yang populer :
~Queen
Kelompok vokal dan instrumental yang paling hebat awal dasawarsa 1970-an. Beranggotakan Freddie Mercury (vokal), Brian May (gitar), Roger Taylor (bass), dan John Deacon (drum). Berhasil memadukan unsur klasik yang menghasilkan musik rosk paling mewah dari musik yang ada saat ini pun.
Lagu-lagunya yang populer diantaranya : Queen, Bohemian Rhapsody, Ibrahim, dll.
~Rolling Stone
Kelompok vokal dan instrumental paling tangguh sejak tahun 1964, terdiri dari Mick Jagger (vokal, harmonica), Keith Richard (gitar utama, vokal), Brian Jones (gitar, harmonica, sitar), Bill Wyman (bass), dan Charlie Watts (drum)
~Scorpions, Emerson Lake Palmer, Def Leppard, Deep Purple
~Focus , Led Zeppelin, Radio head, Motley Crue, Nazareth,
~White Lion, Fire House, Jon Bon Jovi, Faith No More, Mr.Big
~Guns N’ Roses, Poison, White Snake, Iron Maiden, Van Hellen, Aerosmith, Mettalica, Sepultura , Nirvana, Linkin Park,dll

4. Musik Rock ‘n Roll
Adalah suatu corak musik hiburan yang berangkat dari pola boogie woogie sebagai kesinambungan blues di satu pihak dan akar country di pihak lain.
Tokoh-tokoh musik Rock’n Roll :
~Fats Antoine Domino
Adalah penemu dari musik rock’n roll yang saat itu secara tidak sengaja bermain di atas piano untuk gaya yang saat itu disebut honky tonk piano.
Pianis, penyanyi dan pencipta lagu ini, lahir di New Orleans 1928. Ia mencipta suatu melodi dengan cara lumrah yaitu duduk didepan piano, menyiapkan pita rekaman, dan begitu tertangkap gagasan-gagasannya, langsung ia memainkannya, dan langsung jadi pula. Lagu ciptaan yang pertama Fatman (1950) mendapat sambutan yang sukses. Lagu-lagunya yang lain : Rockin chair, How long, goin’ home. Fats Domino mencipta dan menyanyi beberapa hit, yang kemudian menjadi pola musik rock di kemudian hari antara lain : Ain’t it a shame, All by myself, Ican’t go on dan Poor me.

~Elvis Presley
Penyanyi, gitaris, pencipta lagu, dan aktor, lahir di Tupelo, Mississipi, 8 Januari 1935. Julukannya The King of Rockn’ roll. Salah satu ciri yang membuat publik menyukainya adalah suaranya yang mirip orang kedinginan, selain wajahnya yang cakep, rambut serta pakaiannya yang khas, membuat banyak fans wanita menggilainya. Lagu perdananya yang cukup digandrungi adalah Heart Break Hotel. Lagu–lagu lainnya antara lain : Love me tender, I feel so good, dll

5. Musik Pop
Musik ini identik dengan Band, yaitu kesatuan musik yang terdiri dari 4 hingga 8 orang yang membawakan lagu jenis pop dengan ciri dan gaya tersendiri yang mengutamakan beat (gerak irama), emosi dan hot.

Instrumen yang dipergunakan dalam band, tidak ditentukan jenisnya, namun pada umumnya satu perangkat terdiri dari : gitar (melodi, rhytm), gitar bass, organ/keyboard, drum serta tambahan saksophone, trompet dll. Sehingga merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Kebanyakan group band ternama beserta orang-orang top, sebagian besar di dominasi oleh negara Inggris seperti The Beatles dan Bee Gees (Australia).
~The Beatles
Berdiri di Liverpool Inggris, yang beranggotakan John Lennon (lead vokal, pencipta, piano dan gitar), Paul McCartney (gitar , piano, fuzz, vokal), George Harrison (lead gitar, sitar) dan Ringgo Starr (drum, vokal). Pengaruh musik Beatles sangat besar sekali ke penjuru dunia, banyak band bermunculan yang berkiblat padanya, baik dari segi musikalitas maupun gayanya. Lagu-lagunya banyak digemari, antara lain: I saw you standing there, Hey Jude, Imagine, dll.
~Bee Gees
Band asal Australia dari periode rock akhir dasawarsa 1960-an, yang disebut-sebut sebagai pelopor sweet sound rock. Personilnya Barry Gibb (vokal), Maurice Gibb (bass), Robin Gibb (vokal, piano), Vince Melanoey (gitar), dan Colin Peterson (drum).
Bentuk musiknya banyak merangsang pemusik Indonesia, seperti : Koes Plus, Panbers, dan The Mercy’s . Lagu-lagu hits-nya antara lain : I star a joke, Words, dll.
~Air Supply, ABBA, dll.

6. Musik R & B
Sejarah
R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal. Pada awalnya R&B berkembang dengan ciri permainan musik blues dengan irama agak cepat. Instrumen musik yang lebih dominan selain gitar adalah tenor saxophone.
Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.
Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terus berkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musik R&B antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.
Tokoh R n B
Kenneth Edmonds
Babyface, Pembawa Keajaiban R&B
Jika jagat Middle Earth dalam legenda The Lord of The Rings memiliki sosok Gandalf, dunia musik R&B punya Babyface. Mereka membawa ”keajaiban” bagi dunianya masing-masing. Bahkan, bagi ”rakyat” R&B, Babyface—julukan akrab untuk Kenneth Edmonds—adalah keajaiban itu sendiri. Terjun dalam industri musik lebih dari 30 tahun, namanya menjadi jaminan baik sebagai penyanyi, musisi, penulis lagu, hingga produser rekaman. Pendek kata, hampir semua karya musik R&B yang mendapat sentuhannya melejit, sukses.
Pada sekitar akhir era 1980-an saat beberapa nama baru di dunia musik pop Amerika Serikat (AS) memperkenalkan istilah R&B dengan lagu-lagu yang bercirikan ketukan perkusi khas musik Afrika-Amerika, dipadukan dengan kemanisan melodi pop, muncul nama-nama seperti Bobby Brown, Boyz II Men, Toni Braxton, Johnny Gill, TLC, dan Az Yet.
Adalah tangan dingin Babyface yang berada di belakang sukses nama-nama itu. Bagaikan sulap, nama-nama itu ”tiba-tiba” menjadi terkenal di dunia musik dalam waktu relatif singkat.
Saat tampil pada Dji Sam Soe Super Premium Jakarta International Java Jazz Festival 2008, Minggu (9/3) malam, sebagian penonton baru pertama kali tahu bahwa lagu-lagu populer yang dibawakan nama-nama itu adalah karya Edmonds. Di tengah penampilannya selama hampir dua jam penuh, musisi kelahiran Indianapolis, AS, ini memainkan medley lagu-lagu ciptaannya yang populer lewat artis-artis tersebut.
Mengalirlah Don’t Be Cruel dan Rock Witcha-nya Bobby Brown, Can’t We Talk-nya Tevin Campbell, My My My yang pernah dibawakan Johnny Gill, I’ll Make Love to You dan End of The Road-nya Boyz II Men, Superwoman dari Karyn White, dan tiga lagu yang melejitkan nama Toni Braxton ke deretan bintang dunia: Breathe Again, Another Sad Love Song, dan You Mean The World to Me. Sudah barang tentu 99 persen hadirin malam itu mengenal lagu-lagu tersebut sehingga hampir sepanjang pertunjukan diisi dengan ”koor” penonton menyanyi bersama. ”Lho, yang ini ciptaannya Babyface juga, ya? Baru tahu...,” ujar seorang penonton sambil bergoyang mengikuti irama You Mean The World to Me.
”Entertainer”
Sebagai penyanyi dan musisi, kemampuannya tak bisa dianggap enteng. Edmonds memiliki suara khas, yang bahkan bisa dikenali dengan mudah saat ia mengisi suara latar sekalipun. Di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, ia mengawali penampilan dengan Knockin’ on Heaven’s Door-nya Bob Dylan sambil memainkan gitar akustik secara kidal.
”Musik-musik Bob Dylan dan James Taylor adalah yang membuat saya pertama kali jatuh cinta kepada musik,” ujar Edmonds sebelum pentas.
Yang mengejutkan, penampilan Edmonds di atas panggung sangat berbeda dengan gayanya di luar panggung. Di luar pentas, Edmonds tampil cool, mencitrakan seorang yang pendiam dan pemalu.
Namun, di panggung ia membuktikan dirinya sebagai entertainer sejati. Ia bisa menjadi sangat ”cerewet” menceritakan perjalanan kariernya sambil melontarkan lelucon-lelucon segar, bahkan beraksi ”liar” saat menarik seorang penonton perempuan ke atas panggung untuk dipeluk dan dirayu dengan lagu End of The Road. Sebagian penonton pun histeris.
Cinta pertama
Kenneth Brian Edmonds lahir 10 April 1958, sebagai anak kelima dari enam bersaudara pasangan Barbara dan Melvin Edmonds. Perkenalannya dengan musik diawali saat ia masih sangat muda. Di panggung, ia bahkan mengaku menulis lagu pertama ketika kelas 6 SD.
”Saat saya di kelas 7 atau 8 (setara kelas 1 atau 2 SMP), saya biasa pergi ke gereja tiap hari Minggu dan mendengarkan musik di sana,” kenangnya.
”Tetapi, ketika pendeta mulai khotbah, saya suka kembali ke mobil untuk dengerin radio. Biasanya saya mendengarkan radio R&B yang juga memutar lagu-lagu gereja. Lalu, saya pindah ke stasiun radio pop. Di sinilah saya kenal James Taylor, Bread, Bob Dylan, dan Eric Clapton. Saya kemudian belajar main gitar, memainkan lagu akustik. Musik itu seolah berbicara kepadaku, aku jatuh cinta,” papar Edmonds di laman pribadinya.
Itu sebabnya, lagu-lagu seperti Knockin’ on Heaven’s Door (Bob Dylan), Shower The People (James Taylor), Diary (Bread), dan Wonderful Tonight (Eric Clapton) memiliki tempat tersendiri di hati Edmonds. Lagu-lagu itu pula yang ia pilih untuk dinyanyikan dengan versinya dalam album solo terbaru dia, Playlist (2007).
Ia pun mendengarkan karya musisi jazz, seperti Miles Davis dan Stanley Clarke. Bahkan, setelah lulus SMA, ia mencoba bermain fusion jazz. ”Memainkan fusion menjadi terlalu sulit bagi saya karena musik itu mengedepankan skill, bukan melodi. Pada akhirnya saya tak bisa membuat lagu yang bisa menyentuh hati orang,” ungkap ayah dari Brandon dan Dylan Michael Edmonds dari pernikahannya dengan Tracey Edmonds ini.
Saksi sukses
Dekade 1970-an Edmonds sempat bermain musik dengan tokoh musik funk, Bootsy Collins, yang lalu menjulukinya dengan sebutan Babyface. Dia juga sempat bergabung dengan grup Manchild dan kelompok R&B The Deele. Di grup terakhir ini Edmonds berkenalan dengan Antonio ”LA” Reid, yang belakangan menjadi mitranya dalam bermusik dan mendirikan perusahaan rekaman LaFace Records tahun 1989.
Tahun 1986 Edmonds merilis album solo pertama, Lovers. Setelah itu, sisa dekade 1980-an menjadi saksi Babyface mengantar kesuksesan nama-nama yang telah disebutkan sebelumnya.
Ia juga bekerja sama dan meraih sukses dengan artis-artis yang lebih dulu mapan. Ia menjadi produser lagu I’m Your Baby Tonight yang dinyanyikan Whitney Houston dan menempati puncak tangga lagu AS pada 1990. Lagu Take A Bow yang ditulis, diproduksi, dan dinyanyikan bersama Madonna menduduki nomor satu tangga lagu AS selama tujuh pekan berturut-turut pada 1995.
Kolaborasinya dengan Eric Clapton dalam soundtrack film Phenomenon, Change The World membuahkan Grammy Award untuk Rekaman Tahun Ini pada 1996. Hingga kini, Babyface telah mengoleksi 10 Grammy Awards, termasuk untuk kategori Produser Tahun Ini tiga kali berturut-turut pada 1995-1997.
Artis yang pernah merasakan ”sentuhan”-nya adalah nama-nama populer dari berbagai latar belakang musik, mulai dari Diana Ross, Michael Jackson, Aretha Franklin, Paula Abdul, Celine Dion, Mary J Blige, Janet Jackson, Mariah Carey, Vanessa Williams, hingga Sheena Easton, Pink, dan Phil Collins.
Oktober 2005 Edmonds dan Tracey Edmonds bercerai setelah 13 tahun menikah. Pengalaman itu dituangkannya dalam lagu Not Going Nowhere pada album Playlist. ”Isinya adalah bagian dari obrolan saya dengan Tracey dan anak-anak. Kami meyakinkah mereka, kami masih bersahabat baik dan tak ada yang akan berubah. Kami ingin anak-anak merasa aman,” ujar Edmonds.
Ahmet Ertegün
Ahmet Ertegün bersama teman-temannya, Tom Dowd (produser), Herb Abramson dan lain-lainnya mendirikan Atlantic Records pada akhir 1940-an sebagai sebuah perusahaan rekaman independen. Dengan keikutsertaan Jerry Wexler, perusahaaan ini kemudian menjadi raja rekaman dalam musik jazz dan pop pada 1960-an. Sukses pertama mereka didapat dalam musik rhythm and blues (R&B), dengan pemusik-pemusik seperti Joe Turner, Ruth Brown, The Clovers, The Drifters, dan Ray Charles. Tentang Charles, Ahmet Ertegün pernah berkata, "Pertama kali saya bertemu Ray saya katakan kepadanya, 'Anda yang paling hebat, tahu.'"
Mereka menghadirkan gaya jazz (dan banyak seniman jazz) ke dalam musik R&B dan ikut serta dalam mengubah genre yang kurang mendapat perhatian ini menjadi salah satu gaya musik utama. Ahmet Ertegün mengarang sejumlah musik blues klasik, termasuk Chains of Love dan Sweet Sixteen, dengan nama samaran A. Nugetre (Ertegün ditulis terbalik).
Lagu-lagu ini mula-mula dibawakan oleh Big Joe Turner dan melanjutkan repertoir B.B. King. "Nugetre" juga menulis lagu top Ray Charles "Mess Around", dengan kata-kata yang banyak meminjam dari Pinetop Smith.
Nasuhi diyakinkan untuk bergabung dengan Atlantic pada 1955 dan menjadi wakil-presiden yang menangani jazz dan departemen piringan hitam.
Pada 1960-an, Ahmet mendengar contoh rekaman Led Zeppelin dan mengetahui bahwa mereka akan menjadi kelompok terkenal setelah mendengar beberapa lagu pertamanya. Dengan segera ia mengontrak mereka. Ia juga meyakinkan Crosby, Stills and Nash untuk mengizinkan Neil Young untuk bergabung dengan tur mereka, dan dengan demikian membentuk Crosby, Stills, Nash and Young. Ertegün menolong memperkenalkan Amerika kepada blue-eyed soul (soul bermata biru) ketika ia menemukan The Rascals di sebuah kelab malam di Westhampton pada 1965 dan mengontrak mereka dengan Atlantic. Mereka berhasil menduduki tempat ke-13 dari rekaman tunggal top 40 dalam empat tahun dan dimasukkan ke dalam Rock-n-Roll Hall of Fame pada 1997.
Kecelakaan dan kematian
terluka setelah terjatuh dalam sebuah pertunjukan Rolling Stones pada 29 Oktober 2006. Ertegun, 83 (tahun), tergelincir dan kepalanya terbentur di belakang panggung sementara band itu tampil dalam perayaan ulang tahun ke-60 bekas Presiden Bill Clinton di New York, hari Minggu 29 Oktober 2006. Kondisinya sempat stabil, namun kemudian berubah menjadi parah, (seperti yang diumumkan oleh tokoh Led Zeppelin, Jimmy Page, ketika namanya dimasukkan ke dalam Daftar Tokoh Musik Terkemuka Britania Raya (UK Music Hall of Fame) dan mengalami koma dan meninggal dunia pada 14 Desember 2006 dengan ditemani keluarganya di Rumah Sakit Presbiterian New York Presbyterian Hospital-Pusat Medis Weill Cornell. Ia dimakamkan pada 18 Desember di taman sufi tekke, Özbekler Tekkesi di Sultantepe, Üsküdar, İstanbul di sebelah makam kakaknya Nasuhi Ertegün, ayahnya Münir Ertegün dan kakek buyutnya Şeyh İbrahim Edhem Efendi, yang pernah menjabat sebagai pemimpin tekke ini di negara kelahirnya Turki, dengan dihadiri ratusan pelayat Mika dan anggota-anggota keluarga Ertegun, tokoh-tokoh kehormatan Turki dan seniman termasuk seniman Atlantic Kid Rock ikut hadir. Sebuah acara kenangan akan diadakan di New York pada hari Tahun Baru, demikian diumumkan seorang juru bicara Atlantic Records.

0 komentar:

Poskan Komentar

Sociable